Hari ini 25
Desember aku mendapatkan ucapan selamat pagi dari kamu dan ucapan natal, namun
pada hari yang membahagiakan ini aku tak juga berani menghampiri rumah yang
berwarna putih dan berpagar lumayan tinggi berwarna hitam kusam itu rumah mu,
aku takut menghampiri rumah istimewa mu, takut melihat tampak indahmu, secuil
cahaya matamu bagi ku segudang keindahan, segudang ke istimewaan, tanpa ku
pungkiri kebaikan mu mengantarkanku pada ujung cinta yang tak ku inginkan karna
kita berbeda, kamu memegang kalung salib sedangkan aku memegang tasbih, kamu
melipat tangan sedangkan aku menengadahkan tangan, nyatanya kita berbeda agama,
berbeda kepercayaan. Namun mengapa cinta ini di anugrahkan untuk ku juga untuk
mu yang jelas-jelas kita berbeda dalam hal yang sangat besar “agama”, karna
satu keimanan menentukan ujung dari kisah percintaan, kita selalu mengabaikan
mereka yang melihat jijik terhadap kita yang jelas- jelas berbeda akan kepercayaan,
mereka hanya bisa mencibir tanpa merasakan yang kita rasakan, apa mereka tak
pernah merasakan cinta, cinta yang begitu dalam, cinta yang begitu melekat,
cinta yang begitu mengikat.
Imam Kasogi :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar