Ketika kita
berjalan beriringan dengan genggaman tangan yang eratnya tak terpisahkan, akan
kah kau melupakan kisah cinta yang terukir begitu indah dan teramat dalam yang
melekat di ingatan, ketika hanya ada emosi dalam genggaman erat antara tangnku dan
tanganmu yang memisahkan masihkah kau menginginkan percakapan hangat akan cinta
antara kita yang bermula dari tatapan mata dan senyuman canda, sayang jangan
menipu dirimu sendiri jujurlah pada hatimu jangan ikuti pikiranmu karna pikiran
terkadang menyesatkan dan hati adalah kejujuran yang kau rasakan bernama cinta, seringkali kau
berdiam meng “iyuh” kan tapi aku tetap meng “iya” kan karna hati ini tak igin
berbohong kepada diri ini atas cinta yang masih sangat melekat atas cinta yang
masih sangat mengikat atas cinta yang masih saling terpikat walau tersendat
karna ke egoisan yang selalu terkuat.
Imam Kasogi :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar